Source: http://caramembuat524.blogspot.com/2014/01/cara-agar-blog-tidak-bisa-di-copy-paste.html Khafat Purple: NEGARA PARA RELAWAN

NARS

NARS

Selasa, 14 Januari 2014

NEGARA PARA RELAWAN


“Negara ini butuh banyak relawan”
 Merdeka !! Merdeka !!!
Kata yang dilantangkan seluruh rakyat Indonesia 1945. Tapi benarkah kita telah merdeka ??
Ya, kita memang telah merdeka secara lahiriah (fisik). Namun kini penjajah yang lebih menakutkan telah menaklukan diri kita, yaitu HAWA NAFSU. Keegoisan, angkuh, sombong, KKN menggerogoti batin. Merdeka ??
Dimana warga negara Indonesia yang dulu rela berkorban untuk bangsa dan tanah air ? Kemana jiwa-jiwa para aktivis sosial yang tak kenal pamrih ? Semua yang dilakukan kini bernilai materil. “Dapat apa, beri apa”.
Saya ingat perkataan seseorang :“Untuk apa sih repot-repot mikirin orang lain, pikirin aja dulu diri sendiri. Nanti kalau udah kaya baru deh tuh kasih-kasihin orang lain.”
Menunggu kaya baru peduli ?? Selamanya kita tidak akan merasakan kekayaan jika batin ini tidak pernah kaya. Kini masih adakah relawan di negeri kita ?
Pembicara di PM ke-5 adalah Muhammad Ihsan. Ka Ihsan membahas tentang “Negeri Para Relawan”.
M. Natsir : “Masihkah kita rela berkorban ?”
Setelah 6 tahun merdeka, M. Natsir mempertanyakan tentang semangat rela berkorban yang kian padam. Tak terdengar lagi teriakan-teriakan kepedulian sosial yang dulu berkoar disegala penjuru negeri. Masih adakah rakyat yang rela membumihanguskan rumah dan seluruh harta bendanya demi bangsa dan negara seperti yang dilakukan para rakyat Bandung Selatan pada peristiwa yang kita kenal sebagai “Bandung Lautan Api”.
Cara pandang yang diasumsi oleh bangsa kini bukan lagi Semangat Rela Berkorban, melainkan cara pandang Materialisme.
Tidak malukah kita dengan negara maju yang lebih peka dan peduli dengan sesama. “Negara Maju dan Negara Relawan”.
~Kanada : membangun etos relawan yang di design langsung oleh negara. Ada hari khusus yang diapresiasikan sebagai hari kepedulian sosial. Setiap anak di berikan satu mentor (orang dewasa) sebagai pembimbing.
Sebuah hal yang luar biasa dan telah terorganisir dengn baik. 

 
Dalam menjalani projek sosial dibagi 2 bagian kerja :

Sementara Volunteer (relawan) dibagi dalam 2 kategori :

So ,,, Mungkinkah anda salah satu relawan yang dibutuhkan negara ??? 
"Jangan tanyakan apa yang telah berikan kepadamu, tapi apa yang telah kamu berikan untuk negara."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar